Gak Harus Pintar Matematika Untuk Mengatur Keuangan

Psikologer.com - Banyak orang yang tidak mau belajar melek keuangan karena takut sama hitung-hitungan matematika. Biasanya, mereka malas dan menghindari hal itu karena udah keburu merasa ribet duluan. Yang terbayang di otak mungkin ribetnya akuntasi atau pelajaran matematika pas sekolah dulu.


Padahal untuk melek keuangan sampai bisa bikin catatan keuangan pribadi, gak butuh integral, logaritma, aljabar, dan rumus-rumus susah lainnya. Cuma perlu ngerti tambah kurang kali bagi. Itupun bisa pake kalkulator.

Soalnya yang penting itu ngerti bagaimana proses ngitungnya, ngerti bagaimana mengaturnya, ngerti bagaimana strateginya, udah seperti main catur aja hahaha, bukan seberapa pintar atau cepat ngerjainnya. Toh sehari-hari kita juga berhubungan sama hitung-hitungan kok. Dari mikirin harga makan pagi siang malam, bayar listrik, air, kuota, ongkos transport. Tiap hari bayar pakai uang.

Cuma bedanya ada yang mau hitung dulu sambil memperhatikan budgeting, ada yang gak peduli dan langsung keluarin duit aja. Padahal tiap pegang uang ada angka yang tertera tiap lembarnya. Tuh di otak kita bisa nyambung aja semuanya. Memang hitung-hitungan uang itu naluri kita kok hahaha.

Pemasukkan dan pengeluaran juga sama, sebenarnya mirip sama hitungan sederhana akuntansi. Tinggal kita mau belajar atau engga. Jangan sampe bisa bikin akuntansi perusahaan tapi gak bisa bikin buat diri sendiri kan, ups.

Tapi gak jago, sama gak bisa sama sekali itu 2 hal yg berbeda. Gak jago artinya masih bisa, tapi gak sempurna. Cuma tenang, itu bisa dibantu pake kalkulator biar lebih akurat. Intinya kita harus punya kemauan dulu untuk ngurusin angka dan keuangan diri pribadi.

Kalau diri sendiri aja gak mau urusin angka sama sekali, sama aja kita gak peduli sama uang dan masa depan diri sendiri. Karena keuangan itu berhubungan erat sama angka-angka.

Biar sekeliling kita bisa makin melek keuangan dengan rich mindset sejati, yuk mulai belajar supaya hidup sendiri menjadi teratur.

0 Response to "Gak Harus Pintar Matematika Untuk Mengatur Keuangan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel