Kegagalan Bukanlah Akhir dari Segalanya, Banyaklah Belajar dari Kegagalan

Oleh: Nasir Ahmad Khan Saragih

Gagal adalah suatu yang sering terjadi didalam kehidupan kita, dan semua orang pastinya pernah merasakan kegagalan. Kegagalan memang banyak menyebabkan orang menjadi orang yang pasrah dan tidak percaya diri terhadap hidupnya. Kegagalan juga membuat trauma terbesar sendiri didalam kehidupan seseorang.

Ketika gagal membuat banyak orang yang mengambil tindakan dengan berbagai bentuk caranya, dengan tujuan supaya melupakan setiap kegagalan yang terjadi, mungkin disana mabuk-mabukan, main perempuan dan mungkin ada yang mendekatkan diri kepada Tuhan.

Kegagalan sebenarnya adalah konsekuensi yang nyata, sedangkan keberhasilan adalah bonus dari proses upaya semangat ketika kita gagal.

Ketika gagal kita sering menganggap diri kita tak ada gunanya, sering juga mengatakan dunia ini tidak adil dan Tuhan tak pernah menolong diri kita. Tidak cuman sampai batas itu saja, ada yang merelakan nyawanya ketika dia gagal sehingga kematian konyol sering terjadi. Masalah gagal sering terjadi ketika kita tidak lulus diperguruan tinggi, tidak lulus beasiswa dan mungkin tidak lulus menjadi anggota POLRI dan TNI. Sebenarnya ketika kita gagal, kita sedang dekat kepada keberhasilan kita tersebut, namun banyak dari kita tidak pernah menyadari ini semua.

Stigma didalam pemikiran yang sudah kita bangun adalah sejak gagal kita akan  PASRAH namun sebenarnya ada satu kata yang perlu kita jadikan mantra dalam hidup ini, yaitu BANGKIT.
Orang-orang yang hebat sekalipun pernah mengalami yang namanya kegagalan. Namun ketika mereka gagal, mereka tidak pernah mengeluh, sedangkan kita tidak, kita lebih banyak ngeluh nya daripada bangkitnya.

Wajar saja ,mental kita bukan mental pejuang melainkan mental pecundang. Pada hakikatnya setiap manusia terlahir dengan segala potensi yang tertanam dalam dirinya, salah satunya ialah memiliki nilai kemerdekaan. Perjuangan dan pengorbanan kemudian terimplikasi pada setiap kemerdekaan manusia atas segala usahanya (ikhtiar). Esensi dari kemerdekaan yang dimiliki manusia, ketika setiap perjuangan itu kemudian harus beriringan dengan nilai-nilai kerohanian serta perjuangan yang bernafaskan kepercayaan. Dengan demikian sikap hidup manusia menjadi sangat sederhana dengan keharusan, Beriman, Berilmu dan Beramal.

Sebagai manusia yang merdeka seharusnya ketika kamu mengalami kegagalan, kamu harus bersyukur karena keberhasilan sudah ada didepan mata, dan juga ketika kamu gagal kamu harus lebih banyak mengucapkan rasa syukur daripada rasa mengeluh.

Sudahlah bangkit dari kegagalan ,jangan bersedih. Ingat luka pasti sembuh, setelah hujan turun pasti akan ada pelangi datang.  Tuhan bukan tidak adil, Tuhan hanya akan memberikan sesuatu sesuai tempat dan porsinya masing masing. Jangan berlarut-larut dalam kesedihan ketika kamu gagal.

Ingat, ketika kamu beranggapan masalah kamu sebesar kapal laut, rezeki yang tuhan berikan seluas lautan itu pula. Mana yang lebih besar KEGAGALAN ATAU REZEKI yang Tuhan berikan ? Mulai dari sekarang bangkitlah dari kegagalan, sebab keberhasilan sudah menjadi kepastian. Mari dari sekarang kita mengatakan "aku pasti bisa"  dan Yakin kan Usaha kita akan Sampai.

"ingatlah Tuhan memiliki banyak cara untuk mengangkat derajat hambanya, think positif  and you can do it"





1 Response to "Kegagalan Bukanlah Akhir dari Segalanya, Banyaklah Belajar dari Kegagalan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel