Mau Jadi Kura-kura atau Ikan ? (a life motivation)

Oleh: Nasir Ahmad Khan Saragih
Dialog yang berujung kesadaran antara seekor ikan kepada kura-kura, seekor ikan bertanya kepada kura-kura dengan senangnya:

"Mengapa setiap kali kamu mengalami masalah kamu selalu bersembunyi, masuk ke dalam cangkangmu...?"

Kura-kura menjawab :
“Apa penting pertanyaan itu aku jawab ?”

Ikan berkata :
“Semua mahluk di perairan ini mempertanyakan sifat-mu yang selalu bersembunyi jika ada masalah!"

Kura-kura berkata :
"Komentar orang lain apakah penting...?
Aku tidak menghindar,
Aku tidak lari dari kenyataan,
Aku hanya mencari suasana yang lebih damai di dalam cangkangku."

Ikan bertanya lagi :
"Tetapi apakah kamu tidak peduli selalu jadi bahan pembicaraan?"

Kura-kura menjawab :
"Inilah alasan mengapa aku lebih panjang umur dari pada kalian.
Kalian terlalu sibuk mengurusi kehidupanku sampai kalian lupa siapa diri kalian,
Kalian terlalu sibuk memperhatikan diriku sampai kalian lupa siapa diri kalian."

Dalam hidup ini kita sendiri yang menentukan pilihan, berbuat-lah yang terbaik dan biarkan-lah orang lain mau berkomentar apapun. Orang yang menyukaimu tetap akan membenarkan-mu sekalipun kamu keliru. Sebaliknya, orang yang membencimu akan selalu menyalahkanmu sekalipun kamu benar.

(Jangan sibuk dengan urusan orang lain.)


Berapa banyak waktumu terbuang hanya untuk mengurusi kehidupan orang lain, sehingga kamu lupa pada dirimu sendiri kapan harus makan dan istirahat. Sayangi dirimu dengan lebih peduli pada urusanmu sendiri sebab engkau akan menjadi orang yang selalu kekurangan saat kamu selalu ingin tau urusan orang lain.

"kamu akan sulit untuk maju dan berkembang, jika kamu merasa diri kamu sudah lebih baik daripada orang lain"

7 Responses to "Mau Jadi Kura-kura atau Ikan ? (a life motivation)"

  1. pas wak, hidup bukan untuk mengurusi dosa orang lain, karena menghukumnya adalah tugas tuhan😊😊

    BalasHapus
  2. Mantulllll bro πŸ‘
    Jikaa ingin mengubah dunia maka yg perlu di ubah terlebih dahulu diri kitaaa bukan orang lain

    BalasHapus
  3. Manntaaappp πŸ‘πŸ˜ƒ
    Memang manusia selalu begitu pada umumnya,selalu sibuk membaca diri orang lain,dibanding memperbaiki dirinya sendiri

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel