Berproses dalam Kehidupan Supaya Hidup Memiliki Aturan
Oleh: Nasir Ahmad Khan Saragih
Kita akan berbicara tentang proses kali ini, supaya teman-teman makin tumbuh semangatnya dalam berkegiatan sehari-hari. Mungkin teman-teman pernah mengalami kepahitan dalam berproses, dijatuhkan, diacuhkan, dan diasingkan. Namun perlu diketahui proses itu bukan cerita tentang yang manis saja melainkan segala kepahitan untuk menuju jalan yang manis tersebut. Pernah tidak teman-teman berfikir kalau saja tidak ada proses dalam berdirinya sebuah bangunan, mulai dari desain, memilih bahan yang kuat sampai pengerjaan bangunan yang begitu memakan waktu supaya dapat hasil yang baik dan sesuai. Itu adalah bentuk sebuah proses.
Teman-teman mungkin juga sering berproses di lingkungan sehari-hari, sering dihilangkan karir dalam berorganisasi, karena mungkin teman-teman memiliki potensi yang begitu besar, sabar itu juga bagian dari proses yang kita sebut dengan dinamika kehidupan. Lebih lanjutnya penulis akan bahas di bawah ini supaya teman sekalian dapat menghargai proses dalam kehidupan masing masing.
Kita akan berbicara tentang proses kali ini, supaya teman-teman makin tumbuh semangatnya dalam berkegiatan sehari-hari. Mungkin teman-teman pernah mengalami kepahitan dalam berproses, dijatuhkan, diacuhkan, dan diasingkan. Namun perlu diketahui proses itu bukan cerita tentang yang manis saja melainkan segala kepahitan untuk menuju jalan yang manis tersebut. Pernah tidak teman-teman berfikir kalau saja tidak ada proses dalam berdirinya sebuah bangunan, mulai dari desain, memilih bahan yang kuat sampai pengerjaan bangunan yang begitu memakan waktu supaya dapat hasil yang baik dan sesuai. Itu adalah bentuk sebuah proses.
![]() |
menjadi atau tidak menjadi |
Orang yang merasa dirinya paling cerdik dan banyak akal, adalah orang yang sedang lupa diri bahwa dia hanyalah pemeran di sebuah skenario Tuhan.” Djajendra.
Hal apapun dalam hidup dimulai dari awal, proses, dan akhir. Setiap orang pasti menjalani awal, proses, dan akhir. Setiap orang dilahirkan untuk menjalani proses, dan mengetahui dirinya pasti berakhir pada saatnya. Tidak ada yang selamanya dalam hidup. Akhir itu pasti datang pada saatnya. Jadilah bijak dan sadar dengan hidup. Kebaikan mengandung energi positif. Energi positif yang dihasilkan dari ikhlas, melayani, menghormati, menghargai, empati, toleransi, jiwa besar, rendah hati, senyum tulus, menolong, membantu, tanggung jawab, cinta, sayang, damai, dan masih banyak lagi nilai-nilai positif lainnya.
Warisan terbaik dalam hidup adalah kebaikan. Jangan pernah merasa ada yang memaksa anda untuk menyerahkan kebaikan demi mendapatkan sesuatu dari hasil yang tidak baik. Segala kehebatan yang didapatkan dari hasil dan proses tidak baik, akan mengantarkan anda pada akhir yang tidak bahagia.
Hidup bukan hanya sekedar kegiatan mencari materi dan identitas. Hidup adalah cara untuk memberikan kebaikan dan cinta kepada kehidupan. Semakin sadar dan tercerahkan energi baik di dalam diri, semakin bahagia dan indah perjalanan diri untuk menghasilkan akhir yang baik. Hidup bukanlah pencarian. Tidak ada yang harus dicari dan diperjuangkan. Hidup itu dimulai, berproses, dan berakhir. Selama energi baik menggerakan hidup seseorang, dia pasti diberikan hadiah terindah oleh Maha Kuasa. Hidup selalu berlalu dan memulai lagi. Hari ini akan berlalu, dan lahir hari esok. Tidak perlu terjebak dalam satu momen atau realitas perjalanan hidup. Mengalirlah bersama kebaikan, dan layani kebaikan dengan sepenuh hati.
Selama anda menginvestasikan hidup Anda untuk melayani kebaikan, selama itu pula segala kebaikan akan hadir, untuk melindungi hidup anda dari bahaya. Pikiran negatif dan niat tidak baik adalah penyakit yang merusak dan merugikan kehidupan. Siapapun yang membawa pikiran negatif dan niat tidak baik ke dalam kehidupan, dia akan menjadi sesuatu yang buruk untuk kebaikan dan kedamaian. Pikiran negatif dan niat tidak baik di dalam proses hidup menghasilkan akhir yang tidak baik. Segala sesuatu yang tidak baik menghadirkan kerugian, kesedihan, kerusakan, dan mematikan kebahagiaan.
Inti kehidupan ada di dalam proses hidup. Bila proses kehidupan Anda penuh gairah di dalam keikhlasan, cinta, pelayanan, ketulusan, tanggung jawab, dan kerja keras. Maka, apapun realitas hidupnya, apapun yang ditakdirkan untuk anda jalani dalam sisa hidup, anda pasti kuat dan hebat dengan energi optimisme. Hidup menjadi indah, bila pikiran mampu melihat keindahan dengan rasa syukur dan terima kasih. Proses kehidupan menghadirkan ketidakpastian. Baik dan tidak baik berpotensi hadir untuk memperkaya pengalaman hidup, dan tidak ada kehilangan dalam hidup. Hidup hanyalah sebuah perjalanan dari awal menuju akhir. Sukacita sekarang, sukacita setiap hari, adalah inti dari kehidupan. Jangan biarkan dan membiasakan hidup anda berkeliaran di alam yang tidak membuat hati Anda bahagia. Bila pikiran sulit dikendalikan, perbaiki sistem keyakinan dengan kesadaran untuk kehidupan yang lebih baik. Hanya sistem keyakinan yang dapat mengendalikan liarnya pikiran.
Kuatkan sistem keyakinan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, yang anda butuhkan untuk kedamaian hidup Anda. Tidak seorang pun yang hebat dan luar biasa dengan strateginya. Manusia berhak merasa sangat pintar dan hebat dengan strategi dan taktiknya, tetapi itu semua hanya berlaku di dalam perasaannya. Hanya Tuhan lah yang memiliki strategi dan taktik sejati, manusia hanya sedang menjalani proses hidupnya menuju akhir. Orang yang merasa dirinya paling cerdik dan banyak akal, adalah orang yang sedang lupa diri bahwa dia hanyalah pemeran di sebuah skenario Tuhan. Kecerdasan hanyalah milik Tuhan, dan kemampuan seseorang adalah cara Tuhan bekerja untuk kehidupan.
Hiduplah di dalam gairah, kegigihan, kebahagiaan, optimisme, antusiasme, dan kebaikan. Berkontribusilah dengan rendah hati dan tanpa pamrih. Jangan pernah memiliki penyesalan tentang hasil dan realitas. Jadilah pribadi yang penuh semangat dan penuh gembira, untuk menyusuri jalan setapak kehidupan di depan.
Ikuti suara hati yang baik dan ikhlas untuk menyusuri jalan setapak menuju akhir. Kebaikan dari hati yang ikhlas dan tulus akan menghasilkan akhir yang indah. Bila anda menanam kejelekan di sepanjang proses hidup Anda, maka anda pasti memanen atau meninggalkan warisan yang menciptakan kesengsaraan. Semua perbuatan baik dari ketulusan dan keikhlasan hati, akan menghasilkan sukacita dan kebahagiaan. Kebaikan tidak akan menghasilkan kerugian. Kebaikan pasti meninggalkan jejak untuk menumbuhkan kebahagiaan. Kebaikan yang anda pancarkan setiap saat, akan mengundang segala kebaikan dari alam semesta untuk membahagiakan anda. Kebaikan selalu hidup di atas kebenaran. Kebaikan selalu lebih mulia daripada kebenaran. Kebaikan adalah akar untuk kedamaian, kesejahteraan, kebahagiaan, keharmonisan, dan keindahan hidup di dalam kebersamaan.
"Disaat Orang sedang sibuk menghabiskan waktu dengan berproses, janganlah kita sibuk menghabiskan waktu dengan berprotes"
0 Response to "Berproses dalam Kehidupan Supaya Hidup Memiliki Aturan"
Posting Komentar