Cara Menguatkan Niat untuk Mengembangkan Bisnis

Dalam berbisnis, baik itu mendirikan, mau memajukan/memperluas (scale up) atau kelebihan demand sekalipun semuanya butuh modal uang atau pendanaan. Bisnis sudah maju sekalipun butuh diberi suntikan dana, maka ada yang namanya saham dan investasi. Namun, untuk permulaan mengembangkan usaha tanpa modal yang dimaksud bukanlah uang.
Hal-hal yang harus kamu lakukan adalah:

1. Berkomunikasi
Buat target: 1 hari bertemu dan mengobrol dengan orang-orang baru.

Jika tidak berani, kamu kalah. Karena Pengusaha adalah orang yang berusaha dan pemberani. Jadi beranikan diri untuk TAKE ACTION.

2. Hancurkan Mental Blockmu
Mau berbisnis ? Tapi 1 langkahpun tidak mampu dilakukan. Hanya wacana dan cerita saja. Contohnya: "aku punya ide tapi aku gak punya duit gimana caranya biar aku bisa punya bisnis ?" Kamu hanya perlu merealisasikan idemu, "kapan ?" saat ini juga!

Kamu akan selalu menemukan 1000 alasan untuk tidak memulai jika kamu berhenti pada 1 titik masalahmu. Cari yang kamu anggap bukan masalah bagimu untuk segera melakukannya seperti mulai komunikasi dengan orang lain tidak masalahkan ?
"Sebenarnya, aku takut pada kegagalan, bangkrut, ditipu, dan aku tidak bisa jualan ?"
Apa ada yang bisa dijadikan uang dari ketakutanmu itu ?

Tantangan bagi pebisnis adalah makanan sehari-hari sumber daya kekuatan dan mentalnya didapatkan dari berhasil atau gagalnya melewati tantangan/masalah yang terus datang. Dalam bisnis, jika yang didapatkan adalah kegagalan ataupun keberhasilan maka hasilnya tetap sama. Sama-sama menang cuman yang membedakan adalah MOMENTUMNYA.

3. Asah Skill atau Kemampuan
Skill akan terasah jika kita sering TAKE A RISK atau MENGAMBIL RESIKO pada pekerjaan yang kita senangi (passion). Hal itu akan membawamu melintas batas pikiranmu sendiri. "Ternyata aku bisa!"

Apa yang kita dapatkan TAWARAN PEKERJAAN, TAWARAN KERJASAMA BISNIS, DLL. Kita bahkan biasa mencoba ngobrol dengan para developer apartement perumahan dll. Kita harus pelajari bagaimana mereka menawarkan dari cara memberi brosur hingga clossing. Jadi, apakah bisnis perlu modal ?

Kalaupun punya uang, gunakan uang itu untuk investasi ilmu tentang cara membangun bisnis, scale up, dll. Agar mindsetnya benar-benar jadi pebisnis. Buat list siapa saja orang yang mau kamu PROSPEK jadi partner bisnismu. Sisa uangnya tadi, traktir orang yang masuk PROSPEKMU jadilah pendengar yang baik, gali pertanyaan yang terus hidup, jangan pertanyaan yang berakhiran TIDAK! atau pertanyaan yang MEMBUAT KAMU TIDAK MENEMUKAN JAWABANNYA seperti ini:
Kamu sudah tahu dia takut kodok karena takut kodok itu MELOMPAT KE ARAH DIA.
Tapi pertanyaanmu seperti ini.

1. kenapa kamu takut kodok ? karena jijik
2. Kenapa jijik ? karena kodok berlendir
3. Kenapa berlendir ? karena dia basah kena air
4. Kenapa berenang dan basah kena air ? karena dia hidup dua alam.
5. Kenapa dia hidup di dua alam ? agar dia tidak mati!

Bandingkan dengan ini.

1. Apakah kamu takut kodok ? iya
2. Apa yang kamu takuti dari kodok ? kulitnya berlendir
3. Apa masalah dengan kulitnya yang berlendir ? ya jijik
4. Bagaimana kamu mengatasi ketakutanmu itu ? Tidak bertemu dengan kodok.
5. Kenapa kamu takut bertemu dengan kodok? Takut dia melompat ke arahku.

Nah kamu dapat menemukan problemnya dia.
Membuat pertanyaan tidak lah gampang apalagi menggali masalah orang lain. Kamu harus banyak berlatih, banyak bertanya.

4. Mulai Aja Dulu
Saya pinjam slogannya, salah satu marketplace milik Indonesia warna hijau. Banyak sudah hasil dan testimonial dari mereka yang menghasilkan uang dari internet dan semua itu terbilang cukup simple. Modal kuota dan hp lalu posting di sosial media atau marketplace maka pundi-pundi rupiah bisa didapatkan.

Atau mau coba dropshipper, affiliate marketer, reseller, internet marketer, dll. Itu semua modalnya tidak sebesar membangun bisnis pada umumnya, rata-rata tidak terlalu besar dan semuanya bisa menghasilkan profit yang besar jika konsisten dan fokus, tinggal pintar-pintar saja melihat "Apa yang dibutuhkan pasar dan Bagaimana memenuhi permintaannya". Biasanya ketika sudah menemukan produk/jasa yang akan ditawar ternyata pemainnya sudah sangat banyak. Nah, caranya gunakan diferensiasi agar produk atau bisnismu beda dari yang lain.

Semoga tulisan saya kali ini bisa membantumu agar bisa menguatkan niat untuk memulai usaha dan jangan pernah capek belajar dari kesalahan.

"Bisnis yang mudah adalah bisnis yang tidak dijalankan"

0 Response to "Cara Menguatkan Niat untuk Mengembangkan Bisnis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel