Maaf Adalah Kata Yang Menjadi Juara

Oleh: Nasir Ahmad Khan Saragih
Secara garis besar sudah pastinya manusia adalah tempatnya salah. Tidak ada manusia yang terlepas dari kesalahan. Kesalahan yang dibuat oleh manusia tidak terlepas dari manusia lainnya. Sebagai makhluk sosial, yang lebih tajam dari pedang adalah mulut yang sering mengeluarkan kalimat yang menyinggung perasaan orang atau pun langkah yang sering salah dan menyusahkan orang lain.
Didalam kehidupan ini, yang sering terjadi adalah kesalahpahaman. Pernah berfikir tidak, rusaknya suatu hubungan seseorang dari tingginya ego masing-masing orang untuk mengeluarkan pernyataan maaf. Pernah tidak kalian berfikir yang selalu menjadi juara dalam kehidupan kita adalah kata "MAAF", Iya kata maaf, satu kata yang berat dalam ucapan, namun baik untuk sebuah hubungan. Meminta maaf terlebih dahulu tidak membuatmu hina, dan memaafkan juga tidak membuatmu rugi. Lantas kenapa harus ego kita yang dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari. Ingat teman-teman, manusia yang bijak adalah manusia yang tidak hanya meminta maaf namun juga memaafkan. Karena dalam maaf, harus ada 3 hal ini:
Aku minta maaf.
Ini kesalahanku.
Apa yang bisa aku lakukan untuk membuat semua jadi baik kembali ?

Coba dari tiga pernyataan diatas kita gunakan pada saat kita saling memberi makan egois kita masing-masing, sungguh indah bukan ? Kenapa maaf selalu menjadi juara dalam setiap kehidupan, karena niat baik akan berujung baik juga, ini hanya sekedar brain wash (cuci otak) yang dapat penulis berikan supaya kita tidak enggan untuk melakukan hal yang baik dimulai dari yang kecil. Penulis juga melihat beberapa aspek kenapa teman-teman enggan untuk memulai meminta maaf, antara lain sebagai berikut:

1. Takut penolakan
Kita semua berfikir ketika kita ingin meminta maaf terlebih dahulu, malah yang kita dapat adalah makian, hinaan, dan cemoohan. Kita beranggapan permintaan maaf kita akan menjadi hal yang sia-sia belaka.

2. Pecundang dan pemenang
Dalam pola pikir kita, yang meminta maaf terlebih dahulu adalah pecundang sedangkan yang memaafkan adalah pemenang.

3. Bertanggung jawab
Disini adalah bentuk pengakuan diri benar-benar melakukan kesalahan sehingga kita punya niatan baik pastinya.


Teman-teman pembaca, benar meminta maaf itu adalah hal yang sangat sulit, kita harus menurunkan egois kita serta keras kepala kita dan harus terima atas segala konsekuensi yang akan kita hadapi pastinya. Percayalah dalam hidup ini Tuhan tidak pernah menganggap anda rendah ketika anda mengakui kesalahan dan ingin memiliki niat berbuat baik. Malah Tuhan akan respect kepada kamu ketika kamu mengakui kesalahannya dan kamu meminta maaf terlebih dahulu. Ingat kamu tidak perlu pujian dan pengakuan dari manusia, ada Allah yang selalu setia mendengarkan cerita hidup kita dan Allah juga lah yang memberikan jalan dalam setiap masalah. Kata kunci yang perlu anda ingat adalah meminta maaf tidak selalu berarti anda salah dan orang lain benar. Itu hanya berarti anda menghargai relatioship anda lebih daripada ego anda. Mungkin dari tulisan ini, bisa membantu teman-teman jika memang memiliki niatan baik untuk meminta maaf maka lakukanlah, jangan tunggu sampai esok atau lusa, karena kematian itu datangnya secara tiba-tiba. Jangan meninggalkan dunia ini dengan banyak penyesalan.

"Beberapa pergi tak mengenal pulang. Beberapa salah tak mengenal maaf. Beberapa belum tak mengenal sudah. Beberapa lara tak mengenal rela."

3 Responses to "Maaf Adalah Kata Yang Menjadi Juara"

  1. Penulis sendiri udah bisa gak ya minta maaf lebih dulu atas kesalahan yg dirasa menyakiti hati seseorang???

    BalasHapus
  2. Pentingkan introspeksi, bukan interpretasi,wawas diri, bukan harga diri, toleransi, bukan arogansi.amanah, bukan amarah meminta maaf, bukan meminta perhatian.

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel