Virus Baru Yang Buat Bahagia

Oleh: Nasir Ahmad Khan Saragih
Semoga menjadi inspirasi kepada kita semua, yang terbaik dari kita adalah mereka yang mau menyisihkan sebagian dari hartanya untuk orang lain. Karena sesuai dengan hadits yang pernah saya baca, artinya sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna bagi manusia lain. Kepedulian manusia hari ini kian meningkat, apalagi dimasa covid-19 ini banyak para pengusaha, anggota legislatif, dan orang-orang yang memiliki harta lebih ikut serta membantu satu sama lain diantaranya.
Sebenarnya virus itu memang berbahaya, namun sangat baik bila virus yang kita sebar adalah virus kasih sayang dan kepedulian. Dengan tajuk tulisan ini, saya ingin mengajak kepada kita semua untuk berbuat baik, diantaranya kita bisa ikut sumbangsih baik pemikiran, tenaga, dan finansialnya untuk orang banyak. Pada masa pandemik ini banyak orang yang menahan lapar hanya untuk menyelamatkan diri dan orang banyak. Semua elemen masyarakat kelas bawah hari ini mengeluh dengan keadaan ekonomi mereka. Lantas apa sih yang bisa kita berikan kepada mereka. Melalui ini setelah membaca ini kita semua ikut serta melakukan gerakan amal yang kiranya dapat menolong orang banyak. Virus ini berbahaya yang bisa berefek bahagia, bisa bikin ketagihan juga, tidak percaya ? Segera Cobain deh salah satunya, dengan ikhlas beramal, membantu dengan tekad yang kuat, tanpa tunggu nanti.

Berikut beberapa virus yang bisa kamu lakukan:
1. Siapkan nasi bungkus dari rumah. Berikan ke orang yang kira-kira membutuhkan seperti pedagang kecil, pengemis, orang gila, pengamen, anak terlantar dll. Tidak usah banyak-banyak, misal 1 bungkus setiap harinya.

2. Laundry/cucikan mukena secara berkala musholla yang ada di sekitar lingkungan kita.

3. Berkala beli mukena baru, misal 3 bulan sekali. Malu dong sama Allah pake itu-itu melulu, yang lama disedekahkan.

4. Bawa mukena ketika akan berpergian. Tinggalkan di masjid/ musholla yang kita singgahi.

5. Beli kamper/pengharum baju. Taruh di kumpulan mukena di masjid/musholla yang kita singgahi

6. Bungkus perlengkapan shalat (Mukena, sarung, sajadah, kopiah, Al Qur'an jadikan parcel) ketika lebaran. Berikan ke satpam komplek atau tukang kebersihan komplek atau office boy di kantor. Insya Allah pahalanya mengalir.

7. Beli beberapa pasang sandal cepit, taruh di kantor, musholla atau masjid untuk digunakan ketika berwudhu.

8. Beli perlengkapan untuk membersihkan toilet juga pengharum ruangan, dan berikan secara berkala ke tiap masjid.

9. Bagi yang shalat Jum'at, datang 15 menit lebih awal. Bantu bersih-bersih dan beres-beres.

10. Kumpulkan botol minuman plastik/botol bekas shampo dll, setelah banyak berikan ke pemulung.

11. Kalau beli minum dalam kemasan, kalau ada sisa bawa pulang. Airnya bisa disedekahkan untuk tanaman (sedekah alam), dan wadahnya dikumpulkan, kalau sudah banyak diberikan pada pemulung.

12. Beli beberapa burung yang murah saja, lepaskan ke alam bebas.

13. Beli makanan kucing siap saji dalam toples, taruh di tas. Ketika di jalan ketemu kucing liar, berikan.

14. Beli barang diskonan di supermarket agak banyak. Misal detergent, minyak goreng, sabun, buku tulis, pulpen kemudian bungkus cantik hadiahkan ke panti asuhan atau rumah singgah.

15. Jangan nawar ke pedagang kecil, kalau bisa justru kasih lebih.

16. Beli tissue atau keperluan yang sederhana di pedagang kecil yang kita jumpai, misal tissue 2000 rupiah, ikat rambut atau peniti sudah cukup bikin mereka senang.

17. Ketika makan di kaki lima ada pengemis atau anak terlantar, belikan mereka seporsi seperti yang kita makan.

18. Siapa yang suka jualan makanan kecil di kantor? Gratisin buat yang buka puasa. Kebayangkan gorengan 2000 bisa bikin kita masuk surga. Insya Allah.

19. Ada pembangunan masjid? Bisa bikin gorengan? Berikan beberapa ke pekerja.

20. Selalu siap jika dimintai tolong tenaga, jika sedekah materi belum bisa kita lakukan.

21. Bayarlah lebih ketika naik angkot yang supirnya kakek-kakek atau bapak tua.

22. Kasih tip lebih buat ibu/abang ojek online / kurir kalo kira-kira jaraknya jauh dan juga kondisi mereka yang kira-kira memprihatinkan (tua misalnya).

23. Ketika di bus/angkot. Bayarin nenek-kakek yang keliatan kurang mampu atau suami istri yang buta.

24. Ketika bulan Ramadhan. Diperkirakan buka puasa diperjalanan. Angkot, bis, kereta, busway etc. Siapkan beberapa air mineral (gelas) pas adzan bagi-bagi. Kebayang beli 5000 aja udah dapat 10, Kita dapat 10 pahala beri minuman orang berbuka. Insya Allah.

25. Tawarkan tumpangan pada teman kita yang searah, Jika kita bawa kendaraan.

26. Pada saat di perjalanan bersama keluarga mampir di toilet masjid biasakan anak laki-laki diberi tugas bersihin toilet dan tempat wudhu.

27. Rutin mensortir mainan anak kita. Buy 1 give 1. Ketika beli mainan baru harus ada 1 mainan yang disedekahkan ke temannya atau panti asuhan.

28. Diam-diam ke toko bangunan, terus belanja semen semampu kita terus langsung kirim aja ke tempat sosial seperti masjid, sekolah yang masih dalam tahap pembangunan dan butuh bantuan dana.

29. Suka memberi hadiah kecil atau oleh-oleh untuk orang lain.

30. Donasikan sebagian keuntungan / gaji secara rutin ke yayasan yatim piatu / pihak yang membutuhkan.

31. Rutin ikut donor darah di PMI.

32. Perhatikan kecukupan hidup ulama / pendakwah disekitar Anda.

33. Share pesan / postingan bermanfaat seperti dakwah, motivasi. Insya Allah itu akan menjadi amal jariah kita.

34. Dimasa pandemik kamu bisa menyerahkan beberapa masker dihalaman, beras, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya.

Semoga menginspirasi. Mulai dari hal yang terlihat sepele, mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang."Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap2 bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."QS. AL BAQARAH.

Kebayang satu orang di antara kita menjalankan ini setiap harinya, berapa banyak masalah sosial bisa teratasi. Ingat rezeki Allah itu datangnya tidak diduga-duga. Virus kebaikan ini jadikan sebagai momentum kepedulian kita kepada orang banyak, kalau bukan sekarang kapan lagi dan kalau bukan kita siapa lagi. Saya berharap dimulai dari tulisan ini setidaknya para pengusaha, anggota legislatif, para relawan dan mereka yang mampu dan mau untuk berbagi dapat membantu orang lain, karena didalam harta kita ada hak orang lain yang harus kita keluarkan.

"Terkadang, kepedulian ditunjukkan dengan kritik, dan tidak semua kritik disertai saran. Tidak semua kritik juga bentuknya santun, Kok baperan ?"

0 Response to "Virus Baru Yang Buat Bahagia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel